Saturday, August 26, 2006

BinGGung .....`


Aduuuuuuuuhh....binggung...binggung.....binggung
g tau kenapa ....akhir² ini aku binggung sekali
mau nulis blog lagi enggak ada ide
mau mbaca² lagi males
mau ini mau itu tapi g da semangat
bingguuuuuuuuuuuuungggggggggg!!!!!!!
ya daripada entar benggong enakan tidur ya temen² :D hehehehehe
daripada entar buat dosa...marah²in temen, mbentak²( entar d kira lagi bete emang iya)
ya deh pokoknya chayoooooooooooooo
maju terus pantang mundur
MERDEKA!!!!!

Sunday, August 13, 2006

Lelaki ku itu.......

dalam setiap lembar yang terbaca tertera namamu. bahkan di setiap lembar kosong. huruf-huruf berguguran tiap kali gempa di dada berguncang dahsyat. musim gugur belum lama lewat dan salju mulai melayangkan kristal-kristalnya di puncakkeheningan kosong. meresap. meresam dalam mimpi-mimpi bawah sadar. senyuman, entah seringai, dan bola matamu yang tajam terkilas berulang kali. bahkan api yang lidahnya menjilat langit-langit di kerongkonganku menerakan namamu serupa api bara yang tak mungkin terkupas oleh waktu. di penghujung senja, saat bunga api menjalari seluruh rumah dadaku yang reot oleh musim yang keras, kedatanganmu dengan danau di matamu berhasil membekukan mimpi bawah sadarku akanmu. menyimpannya dalam tempat abadi, bukan penjara yang mudah terbakar oleh angin musim lalu. bahkan kerinduan yang tumbuh dalam setiap ranting pohon cemara tak lagi merisaukan malam-malamku yang sendiri. telah rengkuh bayangan putihmu yang lesap dari mimpi, menjelma jadi denyut abadi di dadaku sebelah kiri.dalam jantung tepatnya.

lelaki dengan angin di kepala
berlagak bak seorang raja
membadai dalam lautan dada
kabut berpusar dalam asap sigaret yang datang dan pergi
seperti kekasih yang menguap di cangkir kopi


wahai angin
yang ada dalam pesisiran langit
jika kau mendengar ini
tolong sampaikan pada nya

jiwa ini sangat ingin dekat dengannya
menjadi sandarannya
agar relung- relung jiwa tersisi penuh
kokoh berdiri dalam terpaan asa

adalah cinta yang selalu tumbuh setiap kali tanah menggersang oleh kemarau. adalah cinta pula yang menghangatkan ruang perjamuanku yang sepi oleh dingin hawa malam yang basah. adalah cinta yang menghangatkan rongga dada ketika dingin mencekam, menyejukkannya ketika bara mengapi. pelukan demi pelukan kunikmati setiap dekap karena begitulah semesta bekerja, dengan kecintaan yang terdalam.

it' s JusT cOpY pasTe FRom http://www.titiknol.com/prosa.php WiTH soMe ChanGes ^^
( Can'T YoU FinD ThE CHanGes?) huehuehue

Saturday, August 12, 2006

Di DaSaR TelaGa....


Tolong.. sampaikan pada ikan- ikan dalam dasar telaga itu, sampaikan padanya akan datangnya air- air hitam yang pekat. Air hitam yang berasal dari bangunan- bangunan tinggi yang menusuk langit.
Pancaran air segar tak kan terbias jika ia terlumuri oleh pekatan hitam dari bangunan itu. Ikan- ikan gesit tak kan berenang lincah karena kontaminasi pekatan hitam itu.
Pekatan hitam itu akan terus menyebar menjadi buih- buih aliran yang kan merasuki telaga.
Telagaku yang dulu jernih akan bagaikan arang yang terbakar.
Angin semilir yang menyejukkan akan terasa panas dan lengat.
Gemericik air segar mungkin hanya tinggal anggan tak bertuan.
Di dasar telaga itu terpancarkan kehidupan yang elok, yang kan mengisi relung jiwa para penikmatnya. Di dasar telaga itu ikan- ikan seakan menari riang bak dalam pesta. Di dasar telaga itu kaki- kaki munggil bermain- main cipratan air tampak bahagia.
Akankah semua kenikmatan- kenikmatan setetes itu akan sirna oleh pekatan hitam????

Cerita Si "CINTA"


Alkisah, di suatu pulau kecil tinggallah berbagai benda abstrak ada CINTA, kesedihan, kegembiraan, kekayaan, kecantikan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu.

Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. CINTA sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tidak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air semakin naik membasahi kakinya.

Tak lama CINTA melihat kekayaan sedang mengayuh perahu, “Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!,” teriak CINTA “Aduh! Maaf, CINTA!,” kata kekayaan “Aku tak dapat membawamu serta nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini.” Lalu kekayaan cepat-cepat pergi mengayuh perahunya. CINTA sedih sekali, namun kemudian dilihatnya kegembiraan lewat dengan perahunya. “Kegembiraan! Tolong aku!,” teriak CINTA. Namun kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak dapat mendengar teriakan CINTA. Air semakin tinggi membasahi CINTA sampai ke pinggang dan CINTA semakin panik.

Tak lama lewatlah kecantikan “Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!,” teriak CINTA “Wah, CINTA kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu pergi. Nanti kau mengotori perahuku yang indah ini,” sahut kecantikan. CINTA sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itulah lewat kesedihan “Oh kesedihan, bawlah aku bersamamu!,” kata CINTA. “Maaf CINTA. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja..,” kata kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. CINTA putus asa.

Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara “CINTA! Mari cepat naik ke perahuku!” CINTA menoleh ke arah suara itu dan cepat-cepat naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya. Di pulau terdekat, CINTA turun dan perahu itu langsung pergi lagi. Pada saat itu barulah CINTA sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa yang menolongnya. CINTA segera bertanya pada penduduk pulau itu. “Yang tadi adalah WAKTU,” kata penduduk itu “Tapi, mengapa ia menyelamatkan aku? Aku tidak mengenalinya. Bahkan teman-temanku yang mengenalku pun enggan menolong” tanya CINTA heran “Sebab HANYA WAKTULAH YANG TAHU BERAPA NILAI SESUNGGUHNYA DARI CINTA ITU”


It'S JuSt CoPy PaSte FrOm http://jalansutera.wordpress.com/2005/09/30/cerita-cinta/

CommenT: Emang benar juga dengan waktu kita bisa menilai arti cinta dari seseorang yang kita sayangi, apakah ia benar2 sayang kepada kita dengan ikhlas ataukah hanya keinginan sesaat. Cerita ini bagus dan membuat saya paham arti dari cinta tersebut hehehehhe :D ( ya g seh???)

Friday, August 11, 2006

WaNiTa DaN SeBuaH peDanG...



Pedang tersembul dari balik jubah
Memucuk tajam menghunus jera
Tak memandang salah apa benar
Semua tiada beda

Yang benar tiada tampak
Yang salah tiada nampak
Semua hanya hitam putih
Yang menjadi dasarnya

Wanita pembawa pedang
Ia membawa pedang bak sebuah nyawa
Ia menghunus
Menghujam
Merujam
Bertubi- tubi
Hingga yang tampak hitam atau putih itu sirna
Sirna tertelan oleh hembusan pedang

Wanita pembawa pedang
Tak pernah akan berhenti
Ia terus menghunus pedang

Ia hanya bertugaskan
Ia hanya mewajibkan
Atas segala kerana yang terbebankan

Salahkah apa yang ia perbuat
Ataukah ini jalannya
Tapi..
Hingga saat akhir tiba
Ia kan tetap membawa pedang
Menabas segala bentuk dasar hitam putih
Hitam putih yang tak ada beda

Tuesday, August 08, 2006

Mata dan Kesaksian Bisu....


Mata itu terus menatap
Menatap dan melihat setiap kejadian dalam abad- abad
Otaknya terus merekam
Merekam setiap adegan demi adegan yang terputar
Bak sebuah kamera
Ia terus mengambil gambar- gambar dalam drama

Kadang kala mata itu tak sepenuhnya memahami
Ia tak sepenuhnya mengerti
Tapi ia tak pernah buta kan setiap peristiwa

Mata- mata itu menatap jalang
Karena adegan yang liar
Mata itu seakan keluar
Karena adegan yang membuat miris hati
Mata itu seakan berteriak
Karena ketidakadilan
Mata itu menangis
Karena derita- derita yang kian membanjir
Mata itu berbinar
Ketika sorak sorai datang
Mata itu terpancar tenang
Ketika tetesan embun menyiram rohani

Telah kian lama..
Mata- mata itu menyaksikan semua kejadian
Sudah berabad- abad pula ...
Ia melihat setiap rona- rona peristiwa yang sili berganti

Sudah menjadi hakekatnya untuk melihat
Sudah kenyataan pula jika ia akan terus menyaksikan

Tapi...
Ia hanya bisa melihat dalam diam
Karena tak mampu untuk mengungkapkan
Tak dapat pula ia berbicara
Ia hanya menjadi sebuah kesaksian bisu
Yang terus melihat tanpa bisa mengungkapkan

Monday, August 07, 2006

Jaman Wis Akhir.....



Jaman wis akhir, jaman wis akhir, bumine goyang.
Jaman Wis Akhir, jaman wis akhir, bumine goyang.
Akale Njungkir, Akale Njungkir, pikirane Nglambrang

Wolak Walike Jaman saiki
banyak orang gila, dianggap kyai.
Semakin Gila, semakin menjadi
bertambah mini, katanya seni

Memang Aneh, Ulah manusia
Banyak jalan terang, pilih jalan sunyi
Dunia nyata, malah nggak perduli.
malah mikirin, dunia memedi.

jaman wis akhir, jaman wis akhir, bumine goyang.
Jaman Wis Akhir, jaman wis akhir, bumine goyang.
Rasah dipikir, rasah dipikir, seng penting goyang.


Syair lagu Jaman Wis Akhir - Album ke 2 "Sithik Eding" - Genk Kobra

Ya Allah...
Masya Allah... jika kita membaca lirik lagu di atas terus terang saya merasa miris dan takut.
Semakin lama kita semakin dekat dengan hari kiamat. Jika kita menginggat hal itu perasaan takut serta merta menyerang. Maka teringgatlah kita akan dosa2 dan segala perbuatan tidak baik kita selama di bumi. Dengan di peringatkannya kita dengan berbagai musibah, Kita berharap agar kita semakin sadar bahwa kita di dunia ini hanyalah smentara dan akan kembali ke asalnya.
Ya Allah...
Selalu inggatkan hamba- Mu ini agar tetap dan selalu berjalan dalam ridhomu
Amien.

Saturday, August 05, 2006

LaGi DeMam....


Hemmmmm........ waduh ada apa ya denganku??? Lah kok??? demam.....demam.....demam.....demam.....demam..... dan demam.....demam..... seterusnya!!!!! bukan sembarang demam l:D, ini demam yang spesial hihiihih ( weks:P) Kenapa spesial??? yak karena punyak arti tersendiri gitu. Demam ini karena ...hihiihihi( jadi malu) hmmm ...demamku d sebabkan oleh..... GAME!!!!! ( walah!!!Gubrak tok wes!!!) Yak... anda betul, emang klo kita lagi demen sama sesuatu akan menjadi sebuah demam yang pada akhirnya akan menjadikan kita tergila- gila trus ketagihan trus menerus trus sakau... (maksudnya???===> au ah :D?) Awal mulanya, saat itu aku ma temenku d ajakin amen game on line. Katanya seh seru dan ini game baru. Maklum aq lom pernah main game on line. yak coba2 dikit gpp seh siapa tau asyik. Eh ternyata bener emang benar2 asyik dan bikin ketagihan hehehehe.... Ya... yang namanya manusia g pernah ada puasnya, lagi2 penegn maiiiiiiiin trus hehehe, sulit emang klo pengen berhenti maklum lah emang game ini betuk2 seru seh :D Ya... klo aku seh pengennya jgn sampek keterusan, emang seh g baik buat kesehatan :P n konsentrasi kadang2 terpecah gara2 keasyikan game, kerjaan jadi g teratus, pulang g teratur. Lah udah tau akibatnya g baik kok masih tetep main terus yak? ya maklum lah lagi demam2nya :D entar juga aq bosen sendiri. Maklumlah aku emang orgnya musiman n bosenan hehehe jadi g usah khawatir enta juga berhenti :D ( wedew) Btw... temen2 doain yak biar aku cepet sadar dari demamku biar g demam trus hehehhehe....uh i loph game :D ( halah)
^_^ thatha .....

"Akankah kau ingin sendiri wahai sebuah jiwa?"


Kepada sebuah jiwa yang sendiri

Aku di sini datang karenamu

Aku di sini ada untukmu

Jangan kau ragukan jiwa baru ini

Jiwa baru ini akan tumbuh mekar

Melindungi jiwa- jiwamu yang sendiri


Tak usah kau berpaut sangka

Tak usah kau melihat rupa

Tapi lihatlah setitik cahaya terang

Menyinari jiwa ini....

Tak butuhkah engkau akan cinta

Cinta akan menjadi penghias rona- rona jiwamu

Relung jiwamu akan terisi oleh embun- embun kasih

Embun kasih yang membawamu pada berbagai emosi

Tak inginkah engkau merubah

Agar jiwamu sedikit terobati dan merambah

Tidakkah engkau merasa

Sendiri itu tidak menyenangkan....

Farewell Again

Perpisahan...
Tak mudah ku lalui
Jika ku pisah dengan rintihan hati
Tak pula ku akui
Aku ingin ini tak kan terjadi

Namun pada akhirnya
Perpisahan benar- benar terjadi
Tak terduga dan tak di sangka
Membuat hatiku terasa loncat begitu saja

Bak bunyi genderang perang yang menggema
Bak letusan gunung memerah
Semua begitu saja terjadi
Tanpa peringatan
Tanpa ijin
Bahkan tanpa sepengetahuan

Sungguh....
Aku ingin kembali ke awal mula
Memulai segalanya dengan indah
Dengan damai hati
Hingga mendinginkan jiwa- jiwa panas dan kosong
Menjadi sebuanh kenangan manis tak terkira adanya

Farewell

Bag 2

Kisah manis telah usai
Kisah sedih juga usai
KIsah lucu berakhir sudah
Tinggal kenangan kan masa- masa itu

Ku beranggan agar kisah tetap jalan
Tak kan berhenti pada suatu peraduan
Namun kisah punyalah suatu tenaga
yang kan berhenti untuk mengisi tenaga itu

Dan...
Kisah pun berlanjut kembali
Memulai suatu perjalanan babak baru
Yang telah tertulis dan tertakdirkan

Thursday, August 03, 2006

Farewell.....

Bag 1

Pada akhirnya....
Semua kembali ke asalnya
Semua kembali ke mulanya
Semuanya kembali menjadi dasar

Awal menjadi pemula
Akhir menjadi perpisahan
Segalanya berputar terus menerus
Melingkari segala asa hidup kita

Perpisahan
Tak sanggup ku menahan air mata
Berpisah...
Dari hal- hal yang membuat kita bahagia
Dar hal- hal yang membuat kita terlena

Pada dasarnya...
Ku tak ingin perpisahan
Perpisahan yang mencekit hati...
Entah sampai kapan...