« Home | Jaman Wis Akhir..... » | LaGi DeMam.... » | "Akankah kau ingin sendiri wahai sebuah jiwa?" » | Farewell Again » | Farewell » | Farewell..... » | Jiwa Kecil yang sendiriCinta....Bertemu di persim... » | WadOOOOOOOO..... » | PenGakuaN DaLam kenYaTaaNPengakuanku…. Tersaat... » | KisaH SepOtonG TemPe MenjeS Yang TerLupakan »

Mata dan Kesaksian Bisu....


Mata itu terus menatap
Menatap dan melihat setiap kejadian dalam abad- abad
Otaknya terus merekam
Merekam setiap adegan demi adegan yang terputar
Bak sebuah kamera
Ia terus mengambil gambar- gambar dalam drama

Kadang kala mata itu tak sepenuhnya memahami
Ia tak sepenuhnya mengerti
Tapi ia tak pernah buta kan setiap peristiwa

Mata- mata itu menatap jalang
Karena adegan yang liar
Mata itu seakan keluar
Karena adegan yang membuat miris hati
Mata itu seakan berteriak
Karena ketidakadilan
Mata itu menangis
Karena derita- derita yang kian membanjir
Mata itu berbinar
Ketika sorak sorai datang
Mata itu terpancar tenang
Ketika tetesan embun menyiram rohani

Telah kian lama..
Mata- mata itu menyaksikan semua kejadian
Sudah berabad- abad pula ...
Ia melihat setiap rona- rona peristiwa yang sili berganti

Sudah menjadi hakekatnya untuk melihat
Sudah kenyataan pula jika ia akan terus menyaksikan

Tapi...
Ia hanya bisa melihat dalam diam
Karena tak mampu untuk mengungkapkan
Tak dapat pula ia berbicara
Ia hanya menjadi sebuah kesaksian bisu
Yang terus melihat tanpa bisa mengungkapkan