Friday, October 27, 2006

Belahan Sebuah Jiwa

perapian itu adalah tempat pertama sebuah dongeng
dikucurkan ke mulut bocah-bocah ingusan haus kasih sayang.

bintang-bintang di atasnya adalah lukisan
perjalanan panjang semesta yang tak sanggup dicerna oleh mata dan ingatan.

bocah-bocah itu melepaskan nyawanya,

menjadi batu-batu asteroid berkeping.

Satu per satu mereka terpecah belah bersama sebuah janji
akan pertemuan kembali.


kita adalah bocah-bocah itu

dan kita sudah sampai pada sebuah waktu dimana gravitasi menarik-narik kita pada satu titik landas.

di sana bejana-bejana itu ditaruh
sebagai tempat tuk kembali dan mengenali wajah-wajah yang sempat teramat asing.

sebuah mantra kan membentuk utuh tubuh-tubuh kita,

menjadi kau dan aku.

Menjadi mereka.

menjadi dunia.


haru rangkulan hari pertama adalah saat kau berdiri tegak di sampingku,

di sore hari menghujan.

Sosokmu asing namun akrab.

pedihku didekap matamu.

Sebuah kejujuran mengalir mengairi surga kita yang mengering.

aku meraba dadamu.

seingatku, itulah tempat aku pertama kali tercerabut

lalu kita menjadi kanak-kanak polos yang menabur merah saga sebagai tanda untuk kembali di sepanjang empat silangan sungai
ketika taman kita terbakar murka.


lalu kusadari, kadang tak ada gunanya kita kembali ke dalam bejana-bejana kita.

mungkin lebih baik kita kembali melayang dalam tubuh-tubuh asteroid kita,
menjelajahi dimensi-dimensi yang bertabrakan,
menyaksikan kehancuran demi kehancuran,

mengumumkan sebuah kelahiran tunas baru di sebuah lembah asing tak beroksigen.

karena aku hanya iga yang tercerabut untuk tak termiliki lagi olehmu.

aku hanya sampah organik yang tak terurai,

kecuali oleh mimpi-mimpi liar sepanjang malam.


tapi semuanya masih tetap sama.

segala yang tersisa di dada.

dan kita masih belahan sebuah jiwa yang sama.

Saturday, October 07, 2006

MenGaPa keRuPus?

eh hemm kerupus? paan tuh? pasti pd bertanya- tanya nie
bagi anda² yang tidak ataupun belum knal dengan kerupus nie saia kenalin:D
kerupus adalah kera, monyet, bisa juga d bilang orang utan yang ada dalam permainan DECO (lagi² DECO ^^) nah jadi yang engga' maen DECO jlas g tau siapa itu kerupus hehehe...

klo ingget kerupus saia jadi ingget ma "sosok" yang skrg nun jauh d sana :D (mestinya nie org tau apa yang saia maksud hihihi)

waktu itu pas lage enak² hunting kerupus tiba- tiba.....
ada seseorang dengan pd nya ****** saia huahauhahahahha ( jadi malu nie) dan untuk seterusnya ceritana lebih baik g usah d terusin ^0^ >>> g baik wat kesehatan hihihi

nah lanjuttttt ke kerupus yak

D dunia DECO kerupus tuh ada dua jenis ya kayak manusia ( wew ko' d samain) ada male ma female ya wujudnya kayak monyet² laennya cuman yg satu ini klo d serang ngikut mbalik nyerang (kyknya klo monyet asli d serang jg akan mbales yah:D berarti yg nyerang tuh yg g tau aturan hehehhehhe)

ya segitu aja hihiihihi
saia cuman mau nulis klo saia inggat kerupus jadi inggat ma "sosok" nun jauh d mato sana
hehehhehehhee ( hayooo jgn sampek g ngerasa yach)



Tuesday, October 03, 2006

"Sosok"

Kukira ini bakalan lama
Kukira ini menjadi kisah yang sudah- sudah
ternyata....

tak selamanya alur cerita mengalir beitu saja
tak selamanya kekosongan kan trus kosong
dan tak selamanya hitam kan menjadi hitam

anginku memang pernah berhenti bertiup
cahayaku memang pernah berhenti bersinar
tapi... itu tak lama

karena datang begitu saja sebuah sosok
ku liat dan kuperhatikan dia
sosok yang beda

Sosok itu kini akan memulai menyinar
Mungkin sosok itu kan menyirami sebuah "benda"
benda kecil yang hidup dan merasa
benda itu bernamakan "hati"

Ya...
sosok itu telah menyentuh
bahkan telah merasuk

Semoga sosok itu tak kan hilang
hilang begitu saja




* nie puisi (bisa d bilang gt seh ^^) saia bikin untuk "sosok" yang kini nun jauh d sana
moga² kita dapet bertemu ya........ amien